Prospek Toko Online di Indonesia

Kata orang, berbisnis secara offline lebih menguntungkan dari berbisnis online. Saat ini ungkapan itu memang benar. Jumlah miliuner dari bisnis secara online belum sebanyak miliuner dari bisnis offline. Hal itu wajar, karena memang perkembangan teknologi informasi di Indonesia baru mengalami kemajuan yang cukup pesat beberapa tahun terakhir, yang ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah pengguna internet.

Peningkatan jumlah pengguna internet di Indonesia, bagi sebagian orang yang jeli melihat kesempatan membuka peluang untuk sebuah pola bisnis baru yang cukup memiliki prospek yang bagus di masa mendatang. Mereka memanfaatkan internet untuk menjual produk-produk yang ada pada mereka. Dengan gencar mereka melakukan promosi lewat mailing list, blog, email, situs pertemanan, komunitas, forum online, dan chatting, sehingga jumlah customer mereka pun mengalami peningkatan dalam hal jumlah.

Berdasarkan informasi dari internetworldstats.com data update 30 Juni 2008, jumlah pengguna internet di Indonesia menduduki peringkat ke 5 di Asia. Peringkat nomor satu diduduki oleh Jepang. Menyusul kemudian Jepang, lalu India dan Korea Selatan. Sedangkan negara yang paling dekat dengan Indonesia (malaysia) menduduki peringkat 9. Sedangkan peringkat pertama diduduki oleh China.

Posisi Indoneisa dalam Jumlah Pengguna Internet Asia

Posisi Indonesia dalam Jumlah Pengguna Internet Asia

Terlepas dari apa keperluan dari para pengguna internet dalam menggunakan internet, peningkatan jumlah pemakai internet di Indonesia cukup menjanjikan untuk pertumbuhan sebuah perdagangan online (ecommerce) yang memiliki peluang pasar yang cukup besar.

Meski teknologi internet tidak ditemukan di benua Asia, akan tetapi, dalam survei global yang dilakukan situs yang sama diperoleh hasil bahwa dari kelima benua yang ada di muka bumi ini, benua Asia menduduki peringkat nomor satu dalam jumlah pengguna internet, yaitu sebanyak 578,5 juta orang. Eropa sendiri berada di posisi kedua dalam jumlah pemakai internet dengan jumlah 384,6. Menyusul kemudian Amerika Selatan 248,2 juta pengguna, Amerika Latin (Carribean) 139 juta pengguna, Afrika 51,1 juta pengguna, Timur Tengah 41,9 juta orang, dan Australia sebanyak 20,2 juta pengguna.

Secara lebih spesifik, pada tabel di bawah ini, kita bisa melihat bagaimana pesatnya pertumbuhan pemakai internet di Indonesia.

Pertumbuhan Jumlah Pemakai Internet di Indonesia dan Negara-negara Asia

Pertumbuhan Jumlah Pemakai Internet di Indonesia dan Negara-negara Asia

Pada tabel tersebut kita bisa melihat bahwa jumlah populasi penduduk Indonesia tahun 2008 adalah 237.512.355. Pada tahun 2000, jumlah pengguna internet hanya 2.000.000 orang, sedangkan pada tahuan 2008, jumlah itu meningkat secara drastis menjadi 25.000.000 orang. Suatu pertumbuhan yang sangat dahsyat bukan?

Sekilas dari uraian di atas, seorang e-preneur (pebisnis online) akan melihat sebuah potensi pasar yang cukup besar dan tidak terkekang oleh batasan-batasan teritorial dan geografis. Seorang e-preneur memiliki ruang gerak yang sangat bebas dalam memasarkan produk-produk mereka. Menembuh hingga ke dalam kamar para pemakai internet, ke kantor, ke tempat santai, bahkan mungkin ke tempat mereka sedang menikmati liburan bersama keluarga.

Hasilnya, internet adalah sebuah pasar potensial yang sangat besar dan tidak terbatas.

Perkembangan Infrastruktur Pendukung

Tidak bisa dipungkiri, pertumbuhan pemakai internet tidak lepas dari perkembangan berbagai sarana dan infrastruktur pendukungnya yang memudahkan orang untuk saling terhubung satu sama lain. Saluran dan jaringan telepon rumah maupun telepon seluler sudah bisa menjangkau hampir ke seluruh pelosok nusantara. Ekspansi dunia perbankan yang terus membuka cabang di berbagai daerah. Sistem pengiriman dan penerimaan uang, mulai dari transver antar bank lokal, wesel pos, sampai pembayaran online menggunakan kartu kredit, semuanya berkembang seiring dengan perkembangan internet. Semua hal itu semakin memberi kemudahan pada semua orang untuk menjalani gaya hidup digital yang serba instan.

Selain itu, nilai investasi untuk bisnis online tidak sebesar nilai investasi bisnis offline. Bisnis online memerlukan biaya jutaan bahkan sampai puluhan juta hanya untuk menyewa tempat usaha, bahkan bisa mencapai Ratusan juta Rupiah bila harus membeli tempat usaha. Tidak sedikit mereka yang berbisnis offline yang harus mengeluarkan dana lebih besar dari pendapatan usahanya.

Jauh berbeda dengan nilai investasi bisnis offline, bisnis online hanya membutuhkan modal tidak sampai tiga juta rupiah pertahun. Bahkan bila pelakunya adalah seorang yang “kreatif” mencari celah potensial yang dapat dimanfaatkan di internet, terkadang hanya bermodalkan beberapa ratus ribu rupiah saja sebulan untuk sewa internet di warnet. Atau, hanya beberapa ratus ribu saja setahun untuk membeli sebuah domain dan membuat sendiri situs ecommercenya dengan memanfaatkan aplikasi “shopping cart” gratis yang jumlahnya sangat banyak di internet.

Salah satu shopping cart gratis (Open Source) yang cukup powerfull dan bisa diandalkan untuk membuat toko online adalah Zen-Cart yang memiliki slogan The Art of Ecommerce.

3 responses to this post.

  1. Posted by Nyoba Doank on 19 Desember 2009 at 11:43 PM

    Mungkin salah masukkin url’ya.. atau mungkin mengopi / upload tidak lengkap..
    Liatnya di http://%5Bzenczrt anda]/admin lalu enter, truz masukin username ma passs deh…

    Balas

  2. mengapa gak ada orang yang tau tentang masuk ke halaman admin zencart setelah proses instalasi selesai contoh yang punya saya pas waktu masuk halaman admin loadingnya lama banget itu kenapa kira2? padahal dalam tutorialnya sudah saya turuting langkah2 nya.di zencart.com

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: